Selasa, 08 Maret 2022

Pendaftaran Mahasiswa Pascasarjana “Program Magister” Teknologi Hasil Perairan IPB 2022/2023 Telah Dibuka Lho, Catat Tanggal Pentingnya!

"Pendidikan Adalah Bekal Terbaik untuk Perjalanan Hidup"
~ Aristoteles

Departemen Teknologi Hasil Perairan (THP) IPB University telah membuka pendaftaran perkuliahan bagi Mahasiswa Baru Pascasarjana Program Magister (S2) Tahun Akademik 2022/2023. Periode pertama untuk sesi pendaftaran dibuka mulai pada tanggal 25 Februari hingga 30 April 2022. Sesi pendaftaran dapat dilakukan secara online yaitu melalui laman admisi.ipb.ac.id. Informasi terkait pendaftaran dapat melalui halo.admisi.ipb.ac.id atau email pmbpasca@apps.ipb.ac.id.  Jika terdapat masalah atau kesulitan dalam proses pendaftaran dapat menghubungi akun media sosial atau telepon kami yang tertera pada poster. Silahkan cek pilihan program studi yang akan dipilih, dan segera daftar diri anda yuk! 

Bagi yang sudah melakukan pendaftaran silahkan menunggu untuk sesi seleksi administrasi dan fakultas dari tanggal 9 hingga 13 Mei 2022. Kemudian akan diumumkan penerimaan mahasiswa pada tanggal 20 Mei 2022. Info lebih lanjut akan diberitahukan melalui laman resmi atau akun media sosial kami ya,

Ayo segera daftarkan diri anda untuk menjadi bagian dari keluarga Teknologi Hasil Perairan IPB tahun ini! Mari kita berkarya dan bermanfat untuk masyarakat serta negeri!



#FPIKIPB
#PascasarjanaTHPIPBKeren
#TungguApalagiAyoKuliahPascasarjanaDiTHPIPB

Note: Mendaftar menjadi mahasiswa Pascasarjana Program Magister (S2) THP IPB berarti berkontribusi dalam Suistainable Development Goals (SDGs) pada aspek Ke-4 yaitu “Pendidikan Bermutu” dengan memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas setara serta mendukung kesempatan belajar seumur hidup bagi semua.

Senin, 22 November 2021

Shuumatsu no Valkyrie (Record of Ragnarok) : Akar Permasalahan

             Anime dengan judul “Shuumatsu no Valkyrie” atau yang dikenal dengan “Record of Ragnarok” menjadi salah satu anime yang saya sukai. Mengapa tidak, anime ini memiliki “Power” dari berbagai aspek. Anime ini memiliki banyak aspek yang menarik seperti alur cerita yang tidak biasa, latar belakang yang sangat nyata dan mengenaskan, penampilan karakter yang kontroversial, pengemasan pertarungan yang luar biasa, dan banyak hal lainnya yang membuat anime ini menjadi salah satu anime berkualitas menurut saya. Jika dibahas satu persatu akan sangat panjang sekali, untuk kali ini saya akan menjelaskan aspek mengenai latar belakang atau akar permasalahan yang ditunjukan oleh anime ini. Saya lebih suka menyebutkan anime ini dengan “Record of Ragnarok” karena penyebutannya yang lebih familiar bagi saya. Anime ini mengambil latar belakang permasalahan yaitu keberakhiran umat manusia atau kemusnahan untuk seluruh manusia dari tujuh juta tahun manusia menginjakan kaki di bumi. Kemusnahan ini bukan karena disebabkan gempa bumi dimana-mana, tsunami yang besar, hantaman asteroid raksasa, perang dunia ketiga, penyerangan ras alien, atau apapun melainkan karena kehendak para pencipta yaitu para dewa itu sendiri.

Kamis, 04 Juni 2015

Tidak Akan Pernah!

"Hari ini adalah salah satu dari sekian hari sedihku, dan hari ini berhasil membuatku terpuruk. Mengapa ada hari ini? Sudah jelas adanya hari ini karena banyak jiwa-jiwa yang berharap kehadiran hari ini. Lalu mengapa aku tidak berharap kehadiran hari ini?"

Baiklah, kali ini aku tidak akan menjadi pendongeng ulung untukmu. Kamu sangat tahu, aku bukan tipe yang banyak bicara. Hanya saja ketika aku nyaman pada seseorang, aku cenderung banyak bicara. Salah satunya nyaman denganmu. Namun untuk hari ini aku akan menjadi pendengar yang baik untukmu. Akan aku dengar semua apa yang ingin kamu katakan. Katakanlah semuanya, hingga tidak ada sedikit rahasiapun diantara kita. Katakan saja, tidak perlu takut. Aku akan selalu ada untuk kamu.

Selasa, 05 Mei 2015

Bukan Keinginanku

"Kawan, persahabatan diantara kita ibarat samudra rasa. Terkadang ia tenang, bergelombangpun hanya sedikit-sedikit seperti bersahabat dengan kita. Terkadang juga beriak, pakai perahupun dihempaskannya kita. Terkadang kita saling mendukung, terkadang pula kita saling membenci. Namun selama kita masih berkeinginan untuk memiliki samudra rasa itu, mari kita hancurkan ego kita. Walaupun memang berat"

Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan saat ini. Aku hanya bisa terdiam membisu sesaat wanita dengan kerudung berwarna pink itu menyuruhku untuk menilai semua teman-temanku dan mengungkapkannya di depan semuanya. Wanita itu adalah guru kita, sekaligus teman diskusi terhebat kita juga. Sebenarnya, menilai kelebihan dan kekurangan dari teman sendiri bagiku tidak masalah. Hanya saja ketika mengungkapkannya aku tidak bisa. Dalam pikirku, hal demikian dapat menimbulkan masalah jika salah dicerna. Aku tidak ingin temanku menjauhiku hanya karena hal sepele. Terlebih, temanku yang saat ini kunilai adalah teman yang sangat berharga bagiku sejak kelas 1 SMP. Banyak sekali kisah antara kita, senang bersama, sedih bersama bahkan pernah saling membenci juga. Namun justru semua kisah itulah yang membuat persahabatan kita jadi lebih erat. Jelas, aku terjebak dalam keadaan yang tidak aku ingini.